Bergabunglah dengan Gerakan #RevolusiPutih


Bergabunglah dengan Gerakan #RevolusiPutih
Konsumsi susu per kapita di Indonesia tahun 2010 adalah 11,84 liter. Artinya, rata-rata orang Indonesia minum 32,44 mililiter atau 2 sendok makan per hari. Indonesia pada deretan terbawah konsumsi susu di Asia Tenggara maupun negara berkembang lain. Konsumsi per kapita di Malaysia, Singapura, dan India tahun lalu masing-masing 50,26 liter, 47,35 liter, dan 45,43 liter. Di Vietnam dan Filipina, konsumsinya 14,05 liter dan 12,35 liter. Data Canadean Survey 2008 menyebut, konsumsi susu bubuk Indonesia 82,1 persen dari total konsumsi susu. Hanya 17,9 persen mengonsumsi susu cair. Menurut Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor Made Astawan, susu cair lebih baik dikonsumsi daripada susu bubuk karena sifat alaminya. Zat gizi susu cair mudah dicerna dan diserap. Adapun susu bubuk dibuat dengan pemanasan 2 jam pada suhu 180 derajat Celsius. Akibatnya, banyak zat gizi alaminya rusak. Kerusakan itu diantisipasi industri dengan penambahan vitamin dan mineral sintetis. Rendahnya tingkat konsumsi susu di Indonesia itu disebabkan faktor rendahnya daya beli masyarakat dan berbagai faktor di dalam industri susu Indonesia. Oleh sebab itu, Prabowo Subianto dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengajak setiap elemen masyarakat, terutama pengguna media sosial Facebook dan Twitter, untuk bergabung dengan Gerakan #RevolusiPutih. Sisihkan sebagian rejeki anda untuk membeli susu cair kemasan kecil secara rutin, dan berikan kepada anak-anak kecil yang