logo Tusam Hutani Lestari

Aktivitas Bisnis Prabowo Subianto Tusam Hutani Lestari

Tusam Hutani Lestari berada di Nanggroe Aceh Darussalam. Area nya meliputi kawasan pegunungan di Aceh Tengah, sehingga menyediakan iklim yang sempurna bagi pertumbuhan Pinus Mercusii sebagai sumber bahan baku utama kertas gelondongan. Konsesi berlaku hingga tahun 2042 untuk area sebesar 97.300 hektar.

Tanjung Redeb Hutani berlokasi di Propinsi Kalimantan Timur dengan area perkebunan seluas 180.330 hektar, serta perijinan da hak pengelolaan hingga 2035.

Kiani Lestari berlokasi di Propinsi Kalimantan Timur, dengan produksi utama tanaman industri seluas 223.500 hektar. Hak pengelolaan berlaku hingga tahun 2010.

Belantara Pusaka berlokasi di Propinsi Kalimantan Timur dengan hak pengelolaan yang berlaku hingga tahun 2035 meliputi area perkebunan seluas 15.610.

Kiani Hutani Lestari berlokasi di Propinsi Kalimantan Timur dengan area perkebunan seluas 53.083 hektar.

logo Tidar Kerinci Agung

Aktivitas Bisnis Prabowo Subianto Tidar Kerinci Agung

Tidar Kerinci Agung (TKA) adalah perusahaan investasi dalam negeri yang didirikan pada bulan July 1984 oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. TKA berlokasi di dua propinsi dan tiga kawasan, yakni Sawah Lunto-Sijunjung, Solok, Sumatra Barat dan Tebo di propinsi Jambi.

Sebagai pemegang hak pengelolaan dan pengoperasian area sebesar 28.000 hektar dalam kurun waktu 35 tahun, TKA telah mengembangkan sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta fasilitas penunjangnya di area selebihnya.

TKA mempekerjakan 547 staf permanen, termasuk staf senior, dan 4.923 pekerja harian, yang juga memiliki hak atas pembayaran tambahan sebagai insentif atas peningkatan produksi. Sebagai tambahan, perusahaan juga menyediakan perumahan kepada para pekerja di dalam area perkebunan, sekolah, klinik, rumah ibadah, fasilitas rekreasi dan olahraga serta koperasi bagi karyawan.

Perkebunan TKA meliputi 5 bagian, mencakup area seluas 28.064 hektar, setiap bagian seluas kira-kira 5000 hektar. Ini untuk memastikan bahwa manajemen perkebunan dan paska masa panen aktifitas dapat dilakukan dengan lebih terorganisir dan efektif.

Pabrik penyulingan minyag kelapa sawit dibangun pada tahun 1991 dengan kapasitas awal dapat memproses 30 ton tandan buah kelapa segar per jam, meningkat menjadi 60 ton per jam. Hasil yang diperoleh berupa minyak sawit mentah dan serbuk kelapa sawit.

Sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk tetap memelihara keberlangsungan lingkungan alam, analisa dampak lingkungan serta manajemen sampah dan sisa pabrik dilakukan dengan teknologi tinggi untuk mengurangi efek negatif polusi terhadap sumber daya alam sekitar.

logo Nusantara Energy

Aktifitas Bisnis Prabowo Subianto Nusantara Energy

Nusantara Energy adalah sebuah perusahaan berbasis di Indonesia yang didirikan pada bulan November 2001 oleh Prabowo Subianto. Johan Teguh Sugianto, dan Widjono Hardjanto, sebagai holding company untuk mengkonsolidasikan berbagai sumberdaya yang bergerak dalam bidang yang berbeda-beda.

Visi Nusantara Energy adalah untuk menjadi sebuah kekuatan penggerak ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia. Perusahaan ini berusaha untuk aktif dan ambil bagian menjadi pemain yang bersifat positif dalam kancah perekonomian Indonesia. Juga untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang sahamnya dengan tidak lupa turut mensejahterakan para pekerjanya.

Nusantara Energy memiliki misi untuk mengembangkan berbagai proyek investasi bagi sumber daya alami yang akan memberikan keuntungan dan meningkatkan pendapatan perusahaan dan kesejahteraan sumberdaya manusia, pemegang saham, dan pegawainya.

Secara umum perusahaan-perusahaan dalam naungan Nusantara Energy terbagi atas lima unit usaha sebagai berikut:

  • Pulp
  • Kehutanan dan Pertanian
  • Pertambangan
  • Perikanan Komersial
  • Jasa Pelayanan Profesional

Pada saat ini, keseluruhan perusahaan dalam Nusantara Energy Group menampung tidak kurang dari 10.000 pekerja, dengan total asset sebesar US$ 1.0 milyar.