Yayasan SUPERSEMAR

Aktifitas Sosial Prabowo Subianto Yayasan SUPERSEMAR

Bertolak dari pemikiran bahwa masalah pendidikan adalah masalah yang harus ditanggulangi bersama antara orang-tua, masyarakat, dan Pemerintah. Bahwa banyak anak muda Indonesia yang memiliki kemampuan intelektual, namun keadaan orang tuanya kurang mendukung kelangsungan pendidikan formal yang tengah ditekuninya.

Bahwa apabila mereka itu mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak dari keluarga yang berkecukupan niscaya akan mampu berkembang dan pada gilirannya akan menjadi salah satu modal bagi pembangunan bangsa, karena merupakan sumber daya manusia yang terdidik. Jadi, apabila ada uluran tangan dari orang atau lembaga penyandang dana tentulah sangat berarti, setidak-tidaknya sangat membantu bagi upaya mengatasi keadaan tersebut.

Bapak Soeharto, saat itu, berhasrat membantu Pemerintah di dalam upaya mengatasi problema yang tengah dihadapi dunia pendidikan tersebut. Pengalaman beliau memimpin Yayasan Trikora, yang memberikan beasiswa bagi putra-putra pejuang “Trikora” dan “Dwikora” cukup menjadi bekal untuk mendirikan sebuah yayasan beasiswa yang bersifat lebih umum dan lebih luas jangkauan santunannya.

Maka, pada tanggal 16 Mei 1974, bertambah lagi sebuah yayasan beasiswa di Indonesia yang dipimpin oleh Bapak Soeharto, yang siap berkiprah bersama- sama dengan lembaga/ yayasan lain yang sudah ada membantu Pemerintah. Yayasan ini dinamakan Yayasan Supersemar.