Prabowo Temui Gus Dur di RSCM

Prabowo Temui Gus Dur di RSCM

Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi usai menjenguk Gus Dur di RS Cipto Mangunkusumo Minggu mengungkapkan, Prabowo kemungkinan akan menjenguk Gus Dur. “Mungkin iya. Ini saya mau berjumpa dengan beliau (Prabowo Subianto),” kata Suhardi, di Jakarta, Minggu (27/12).

Usai menjenguk Gus Dur, Suhardi mengungakapkan, kondisi mantan presiden tersebut berangsur-angsur pulih. “Beliau (Gus Dur) ingin jalan-jalan. Beliau juga masih bisa diajak berdiskusi. Terutama, tentang keadaan negara.”

Gus Dur dirawat di RS Cipto Mangunkusumo sejak Jumat 25 Desember kemarin untuk cuci darah rutin. Usai menjalani cuci darah di Gedung Central Medical Unit RS Cipto Mangunkusumo, Gus Dur harus tetap menginap untuk memperbaiki kondisi tubuhnya.

Gus Dur harus menginap di Ruang VVIP nomor 116 Gedung A, RS Cipto Mangunkusumo. Sebelum dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang, Jawa Timur karena kelelahan setelah mengunjungi beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

Soal Dharmawangsa, Prabowo Hanya Tertawa

Menjelang aksi peringatan Hari Antikorupsi, beredar di mailing list telah terjadi pertemuan sejumlah tokoh politik di sebuah hotel di Hotel Darmawangsa Jakarta Selatan.

Pertemuan itu dikatakan bertujuan memanfaatkan Kasus Bank Century sebagai momentum untuk menjatuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Adapun tokoh yang diberitakan hadir adalah Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, Surya Paloh, Syafii Maarif, Din Syamsuddin, Yudi Latief, Fadjroel Rahman, dan Ray Rangkuti.

Kabar pertemuan Dharmawangsa diduga jadi dasar dugaan aksi hari antikorupsi ditunggangi kepentingan politik

Menanggapi hal tersebut, salah satu tokoh penggagas aksi hari antikorupsi, Yuddy Chrisnandi membantah hal itu.

“Untuk aksi damai besok, tidak perlu ragu dengan intimidasi dan fitnah oleh oknum pemerintah sendiri, dengan menyebarkan data intelejen palsu di media massa,” kata Yuddy saat menyampaikan orasi dalam Malam Seni dan Refleksi Hari Anti Korupsi di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 8 Desember 2009.

Soal kebenaran pertemuan Dharmawangsa? “Itu tidak benar, ini adalah fitnah,” kata Yuddy. Dalam beberapa kesempatan, Yuddy mengaku sempat menanyakan pada Jusuf Kalla. Mantan Wakil Presiden tersebut menyatakan tidak pernah ada pertemuan itu.

Demikian juga dengan Prabowo. “Saya ketemu dengan Prabowo, dia hanya tertawa dan meledek bahwa pertemuan belum ada tapi notulen telah tersebar kemana-mana,” ujarnya.

Soal info makar, Ketua Pemuda PP Muhammadiyah Yusuf Muslimin malah menimpali bahwa ada bentuk makar yang lebih besar dan harus segera dibongkar, yakni skandal Century.

Kalla sendiri telah membantah kabar itu. “Tidak ada itu. Saat itu saya sendiri sedang ada di Makassar,” ujar Kalla, usai menghadiri peresmian acara Festival Menteng di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Ahad, 6 November 2009.  Tokoh-tokoh yang juga disebut juga turut membantah. Din Syamsuddin dan Syafii Ma’arif menyatakan tak ada pertemuan semacam itu.

Kemarau panjang dampak El-Nino

Para sahabat sebangsa dan setanah air…

Mengacu pada ramalan BMG, musim kemarau tahun ini diduga akan sangat panjang, sehingga menyebabkan kekeringan yang cukup panjang pula. Ramalan ini sangat penting kita perhatikan, karena kalau saja menjadi kenyataan, tentu akan melahirkan berbagai masalah yang tidak gampang untuk diselesaikan. Salah satu nya adalah kondisi produksi pertanian khususnya beras sebagai kebutuhan utama bangsa kita di dalam negeri akan terganggu, yang ujung-ujung nya akan mengancam Ketahanan Pangan secara nasional.

Para sahabat sebangsa dan setanah air…

Dugaan BMG tentu bukan hanya sekedar “early warning”, namun juga memaksa kepada kita untuk mampu mengantisipasi serangan “elnino” yang dalam berbagai fenomena di negara-negara sahabat, seringkali menimbulkan tragedi kemanusiaan yang cukup memilukan. Artinya, kalau saja produksi pangan mengalami kegagalan karena adanya bencana kekeringan, maka ketersediaan pangan di dalam negeri akan terganggu. Konsekwensinya, swasembada beras yang sudah berhasil kita raih, pasti akan terancam dan menyebabkan dampak yang cukup kompleks di berbagai bidang kehidupan.

Para sahabat sebangsa dan setanah air….

Terlepas dari benar atau tidak nya ramalan BMG diatas, tentu tidak terlampau berlebihan jika mulai saat ini, kita perlu segera memikirkan langkah dan terobosan untuk mencari solusi nya. Kekeringan memang pernah melanda negeri ini. Dampak yang ditimbulkan nya pun sangat terasakan. Andaikan ketersediaan beras di dalam negeri terganggu, tidak menutup kemungkinan kita harus melakukan impor beras. Padahal, terdengar agak ironis, bila sebuah bangsa yang sudah memproklamirkan diri sebagai negeri yang berswasembada, ternyata kita harus melakukan impor beras kembali.

Para sahabat sebangsa dan setanah air…

Sebagai bangsa yang sudah teruji tentu nya kita tidak perlu gentar menghadapi kekeringan yang di duga akan sangat panjang. Namun begitu, kita tetap harus waspada dan berjuang keras untuk mengatasi nya. Kita percaya dengan daya juang yang pantang menyerah, dengan ilmu dan teknologi yang kita kuasai, Insya Allah, kekeringan yang cukup panjang ini pun akan mampu kita jadikan sebagai hikmah kehidupan dan bukan menjadi sebuah tragedi yang mengerikan.

Mari kita sambut ramalan BMG diatas dengan penuh kesungguhan untuk menghadapi nya sekaligus juga dengan solusi cerdas yang kita siapkan bersama…!

Salam,

hkti

Aktifitas Sosial Prabowo Subianto – HKTI

HKTI adalah sebuah organisasi sosial di Indonesia yang berskala nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter profesional dan persaudaraan. HKTI didirikan pada 27 April 1973 di Jakarta melalui penyatuan empat belas organisasi penghasil pertanian utama.

HKTI bertujuan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya, melalui pemberdayaan rukun tani komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945.

HKTI memiliki fungsi sebagai:

  1. Wadah penghimpun segenap potensi insan tani Indonesia dan atau “Rukun Tani” jenis komoditas usaha tani.
  2. Alat penggerak pengarah perjuangan insan tani Indonesia.
  3. Sarana penampung dan penyalur aspirasi amanat penderitaan rakyat tani penduduk pedesaan.
  4. Wahana menuju terwujudnya cita-cita nasional, Indonesia raya.
  5. Arena pemberdayaan dan pendidikan insan tani, masyarakat pertanian dan pedesaan

Ketua Umum Prabowo Subianto
Sekretaris Jenderal Fadli Zon
Situs web HKTI