Cawapres Prabowo Tidak Mungkin Sri Mulyani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon memastikan, sampai saat ini belum ada tahap untuk melakukan penjaringan, meminang-minang, siapa yang akan disandingkan dengan Prabowo Subianto dalam pertarungan Pilpres 2014.

Namun yang jelas, kata Fadli, tak mungkin Prabowo bersanding dengan Sri Mulyani sebagai capres dan cawapres 2014.

“Kita tentu mencari pendamping Pak Prabowo yang punya misi sama. Sama-sama mengusung kerakyatan, bukan yang mengedepankan paham pasar bebas. Dengan Ibu Sri Mulyani, tidak mungkin, karena mahzabnya berbeda,” kata Fadli Zon saat ditemui di acara diskusi di DPD bertajuk Jelang Pemilu 2014, Pertarungan Tua Muda?, Jumat (25/11/2011).

Fadli Zon menegaskan, partainya tetap pada putusannya, menginginkan Prabowo sebagai capres. Perkara apakah presiden harus dari kalangan tua atau muda, menurutnya, hanyalah masalah waktu saja.

“Kami akan perjuangkan nanti pada RUU Pilpres, parpol yang lolos parliementary threshold dibebaskan untuk mengusung calon presidennya. Tak perlu ada batasan, harus duapuluh persen seperti pilpres kemarin. Batasan itu, bagi kami akal-akalan dari partai besar saja untuk menjegal calon-calon lain.  UU Pilpres haru memberi ruang yang lebih luas,” kata Fadli.