Gerindra Minta Badan Anggaran DPR Dievaluasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Gerindra meminta keberadaan Badan Anggaran DPR dievaluasi. Ini terkait dengan berbagai kasus suap dan korupsi di kementerian, yang diduga berawal dari pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Badan Anggaran DPR.

Selain itu, ada tudingan keterlibatan anggota fraksi di Badan Anggaran sebagai penghubung untuk berbagai kasus suap dan korupsi. “Kami sekarang akan pelajari manfaatnya (Badan Anggaran DPR), kemaslahatan untuk kepentingan rakyat, kepentingan yang besar kita akan teliti,” kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (12/09/2011).

Namun, terkait wacana pembubaran Badan Anggaran DPR, lembaga legislatif itu, Prabowo mengatakan, keberadaan institusi tersebut masih dibutuhkan. “Kalau memang perlu, setiap badan legistlatif, kan, perlu Badan Anggaran,” kata Prabowo.