Gerindra Tak Ambil Pusing soal Keanggotaan BK

Fraksi Gerindra menyatakan tidak terlalu memperdulikan keanggotaanya di Badan Kehormatan (BK) DPR. Bagi Gerindra, rekomendasi BK tidak akan mengikat bagi fraksi tersebut.

“Mau diakomodir di BK, bagus, kalau tidak diakomodir ya sudah, repot amat,” kata Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, di gedung DPR, Jakarta, Senin 29 November 2010.

Menurut dia, memang ada usulan bahwa Gerindra dan Hanura perlu dimasukan dalam keanggotaan di BK. Namun, kepastian soal itu mesti menunggu hasil amandemen undang-undang tentang MD3. “Gerindar dan Hanura akan masuk setelah UU MD3 selesai diamandemen, kira-kira Juni tahun depan,” kata dia.

Namun apapun hasil amandemen itu tidak akan memusingkan Gerindra. Itu terserah kesepakatan semua fraksi-fraksi di DPR.

Muzani lantas menjelaskan, dengan tidak adanya perwakilan Gerindra di BK, Gerindra tidak merasa terikat dengan apapun hasil yang diputuskan di BK, termasuk jika ada anggota Gerindra yang ditangani BK. Bagi Gerindra, jika ada anggota fraksinya yang bermasalah, maka cukup Gerindra yang memprosesnya. “Gerindra cukup tahu diri, nggak perlu ada beka-bekaan,” tegas Muzani.

Amirullah