Gerindra Tidak Takut Dengan Parpol Baru di 2014

“Saya kira bukan ancaman,itu kan,demokrasi tandanya sebanyak mungkin boleh,” kata Prabowo di Ragunan, Jakarta Selatan,Minggu (13/11/2011).

Untuk menghadapi partai politik baru yang akan muncul di Pemilu 2014, Prabowo mengatakan Partai Gerindra telah memiliki strategi politik tertentu. Diantaranya adalah kembali turun ke rakyat dan secara tegas mengatakan bahwa Gerinda anti neoliberalisme dan perdagangan bebas, mengacu pada pasal 33 UUD 1945.

“Yang jelas kita yang paling tegas dari awal kita sudah katakan bahwa sistem neoliberal itu keliru dan ternyata terbukti di AS dan di eropa kan sudah hancur ekonomi mereka,mereka sekarang melanjutkan hanya mencetak uang, jadi ekonomi mereka ternyata tidak membawa keberhasilan keadilan kesejahteraan rakyat mereka. jadi rakyat Amerika dan Eropa sendiri yang menderita dan kita sudah meramalkan itu, Indonesia harus segera kembali ke UUD 1945,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM mengatakan ada 14 partai politik baru yang mendaftar dalam verifikasi Parpol untuk Pemilu 2014. Ke-14 parpol tersebut yakni Partai Nasional Republik, Partai NasDem, Partai Persatuan Nasional, Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara, Partai Republik Satu, Partai Republik Perjuangan, Partai Satria Piningit, Partai Penganut Thariqot Islam Negara, Partai Karya Republik, Partai Serikat Rakyat Independen, Partai Indonesia Rakyat Bangkit, Partai Independen, Partai Kekuatan Rakyat Indonesia, Partai Demokrasi Pancasila (Depan).[bay]