Hadir di Arena Penas KTNA XIII Prabowo Disambut Hangat Petani

Kehadiran Prabowo Subianto mampu menarik perhatian antusias dari kalangan petani yang hadir pada acara Temu Wicara di arena Penas KTNA XIII

KutaiKartanegara.com 20/06/2011 21:29 WITA, Kehadiran Letjen Purn Prabowo Subianto di arena Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII ternyata mampu menarik perhatian antusias para petani yang hadir pada acara Temu Wicara bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Mantan Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2009 ini memang sengaja didatangkan sebagai pembicara di arena Penas KTNA XIII di Kutai Kartanegara (Kukar) dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum HKTI.

Kendati demikian, putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo ini tetap memiliki kharisma yang mampu membuat para petani begitu antusias untuk mendekat dan mengabadikan sosok Prabowo. Temu Wicara dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan Petani, Mewujudkan Kedaulatan Pangan” ini berlangsung di Gedung Bela Diri, kompleks GOR Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu (19/06) kemarin.

Selain Prabowo, Temu Wicara ini juga menghadirkan Pakar Pertanian Dr Ir Moh Jafar Hafsah serta Ketua Umum KTNA Pusat Ir Winarno Tohir. Dikatakan Prabowo, pembangunan pertanian yang sukses tidak seharusnya diukur dan berhenti pada pencapaian angka produksi yang tinggi. Namjun lebih dari itu, peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian harus lebih diprioritaskan.

“Sektor pertanian adalah sumber hidup dan penghidupan bangsa maka perlu adanya peningkatan kesejahteraan bagi petani, membina dan mengembangkan kemampuan teknis dan ekonomi seluruh masyarakat pertanian terus dilakukan demi keberhasilan pembangunan sektor pertanian,” tambahnya.

Menurut menantu mantan Presiden Soeharto ini, pihaknya telah mengusulkan kepada Komisi IV DPR RI untuk menaikkan anggaran pertanian dalam APBN menjadi 10%. “Usulan itu adalah hal yang akan diperjuangkan secara terus-menerus oleh HKTI agar terjadi peningkatan anggaran. Sebab, selama ini meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun dana untuk sektor pertanian hanya 1 persen dari APBN,” imbuhnya.

Lewat ajang Penas KTNA XIII di Kukar ini, Prabowo berharap kegiatan ini berjalan sukses dan dapat memacu semangat petani dan nelayan agar menghasilkan langkah-langkah terbaik serta sebagai motivasi untuk menuju pertanian yang lebih maju lagi.