HKTI Prabowo Gandeng Menteri dan Orang-orang Penting

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Munas Bali, Prabowo Subianto mulai merangkul dan menggandeng tokoh-tokoh yang berkibar di pemerintahan serta parlemen guna menguatkan posisinya sebagai pemegang sah kursi Ketum HKTI.

Seolah tidak mau kalah dengan dengung HKTI versi Oesman Sapta, Prabowo siang tadi langsung melantik tokoh-tokoh yang menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, serta sejumlah tokoh lainnya, termasuk mantan Menteri untuk bergabung dalam Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) HKTI.

Ketua Umum HKTI, Prabowo Sugianto menegaskan bahwa pengurus HKTI yang sah dan benar adalah hasil Munas HKTI VII tahun 2010 yang digelar di Bali. “Bila ada pihak lain yang mengatasnamakan HKTI itu sebuah kekeliruan,” ujar Prabowo di Gedung Manggala Wana Bakti, Komplek Kementerian Kehutanan, Jakarta, Kamis (21/10/2010).

Untuk jabatan Ketua umum BPO HKTI, nama M Jafar Hafsah yang kini menjadi ketua fraksi Partai Demokrat DPR-RI, sekaligus juga mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menjadi orang yang dipercayakan memangku amanat. Sementara Wakil Ketua BPO, dipegang Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar.

Sedangkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhimin Dahuri dalam pelantikan tersebut diangkat sebagai Sekretaris BPO HKTI, yang didampingi Umar Arsal Alhabsy sebagai wakil sekretaris BPO. Tidak hanya itu, beberapa nama anggota DPR juga tercatat dalam kepengurusan. Misalnya Anna Muawanah, Akbar Faisal, Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, serta Michael Wattimena.

Sedangkan untuk anggota BPO sendiri tercatat terdapat 40 nama yang merupakan tokoh-tokoh yang dikenal luas masyarakat. Sebut saja nama Soleh Solahuddin mantan Menteri Pertanian, Tanri Abeng mantan Menteri BUMN, Sutarto Alimoeso Dirut Bulog, Ali Masykur Musa anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rini S. Suwandi mantan Menperindag, Peter F. Gontha pengusaha dan musisi, Ahmad Mubarok politisi Partai Demokrat, serta Ahmad Manggabarani mantan Dirjen Perkebunan Kementan.

Sementara dari kalangan pengusaha, beberapa pengusaha seperti Anton Supit, pengusaha unggas, Franciscus Welirang CEO Bogasari, dan Irwan Hidayat CEO Sidomuncul juga ikut tergabung dengan HKTI versi Prabowo tersebut.