Pidato Berapi-api, Prabowo Sindir Maraknya Korupsi di Pemerintahan SBY

Jakarta – Kasus dugaan korupsi di lingkungan kementerian pemerintah seolah tak berhenti menghiasi pemberitaan media massa. Sebutan pemerintahan kleptokrasi pun tak bisa dihindarkan. “Bayangkan, sedihnya kita bahwa salah satu media terkemuka di bangsa bilang kita dipimpin oleh para maling. Pemerintahan kleptokrasi,” kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut dia sampaikan saat menyampaikan pidato di acara halal bihalal di kantor DPP Gerindra, Jl Ragunan, Jakarta, Senin (12/9/2011). Menurut Prabowo, harus ada perubahan signifikan untuk perbaikan Indonesia. Pemerintah harus berdiri atas nama rakyat agar sejahtera dan makmur. “Maling koruptor, itu sudah jadi way of life mereka dengan sogok menyogok dengan membeli orang,” kata Prabowo berapi-api.

“Kalau jadi bupati segini, Ketua DPR segini, kalau Dirjen segini. Kalau jenderal segini, orang di Indonesia, pemimpin kita sudah ditakar, mereka senang dengan keadaan ini,” lanjutnya. Prabowo pun mengakui mental korupsi juga terjadi di Gerindra. Bahkan ada beberapa kader yang mencoba masuk ke partai bukan dengan tujuan mulia, melainkan mencari keuntungan sendiri.

Karena itu, mantan Danjen Kopassus ini akan menindak tegas kader-kader partainya yang nakal. Tidak segan-segan, semua anggota akan ditendang jika terbukti korupsi. “Mereka akan tersisih oleh semangat kebangsaan kita. Di mana ada oknum seperti itu marilah kita tendang mereka dari partai ini,” sambungnya. “Hidung prabowo masih tajam, mash mencium sampai ke pulau-pulau yang terjauh,” ucapnya sambil disambut tepuk tangan hadirin.