Prabowo: Dugaan Suap ke Gerindra Harus Didalami

Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menilai perlu pendalaman atas laporan dugaan suap dalam panitia khusus angket pajak. “Itu laporan yang harus dicek dan didalami,” kata Prabowo di acara Rapat Kerja Nasional I HKTI di Hotel Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (25/2).

Prabowo menilai peristiwa suap terhadap anggota Fraksi Gerindra DPR itu belum terjadi. “Namanya saja ada laporan, tapi tudingannya belum terjadi,” kata dia. “Kita orang Indonesia. Praktek semacam itu sudah tahulah.”

Isu suap mencuat dalam proses pengambilan keputusan Hak Angket Perpajakan dalam Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat. Dua legislator dari Partai Gerakan Indonesia Raya mengaku dicoba disuap oleh partai pengusung hak angket. Pengusung hak angket perpajakan gagal meloloskan usulannya itu. Mereka hanya didukung 264 legislator. Namun penolak usulan itu 266 anggota Dewan.

Atas peristiwa itu, Gerindra belum melihat urgensi melaporkannya ke Badan Kehormatan DPR atau ke KPK. “Saya belum melihat urgensinya. KPK dan lembaga sudah banyak Pekerjaan Rumah,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

Fadli membantah tudingan adanya upaya suap yang dilontarkannya sebagai manuver politik.F enomena suap dinilai kerap terjadi dalam pergulatan politik. “Ini sangat berbahaya,” kata dia.