Prabowo Dukung Soeharto Jadi Pahlawan

Prabowo Dukung Soeharto Jadi Pahlawan

Prabowo menilai kelayakan Soeharto jadi pahlawan itu diukur dari saat memimpin Indonesia.

Nama mantan Presiden Soeharto masuk dalam daftar calon pahlawan nasional. Hal ini menimbulkan pro dan kontra mengingat sejarah kelam soal KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dan hak asasi manusia mewarnai perjalanan Soeharto sebagai presiden 32 tahun.

Menurut mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Prabowo Subianto, Soeharto layak jadi pahlawan. “Saya setuju dan mendukung. Sangat layak,” kata Prabowo yang juga mantan menantu Soeharto ini dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Jakarta, Kamis 21 Oktober 2010.

Prabowo pernah menikahi salah satu putri Soeharto, Titiek Soeharto. Namun, perkawinan ini kandas dengan perceraian. Prabowo menilai kelayakan Soeharto jadi pahlawan itu diukur dari saat dia memimpin Indonesia. “Banyak kontribusi,” kata dia. Namun, dia tidak menjelaskan kontribusi seperti apa yang sudah Soeharto berikan selama jadi presiden.

Selain pendukung, banyak pihak yang meminta agar proses pemberian gelar pahlawan nasional bagi Soeharto dihentikan. Pelanggaran HAM dan KKN menjadi salah satu alasan. “Pahlawan itu bukan hanya disematkan pada orang yang berjasa, tapi juga orang yang bisa dijadikan panutan dan contoh generasi mendatang,” kata Direktur Pukat UGM, Zainal Arifin Mochtar. “Soeharto adalah bapak KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) serta pelanggar HAM yang tentu tidak pantas dijadikan teladan.” (umi)