Prabowo Kembali Pimpin IPSI

Jakarta – Prabowo Subianto secara aklamasi kembali dipilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) untuk periode ketiga secara beruntun dalam musyawarah nasional yang berakhir di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (22/2).

Terpilihnya kembali mantan Pangkonstrad itu sudah diperkirakan jauh-jauh hari sebelumnya karena tidak ada satu pun nama calon lain yang diusung oleh 33 Pengurus Daerah IPSI dan 16 perguruan yang mempunyai hak suara pada munas tersebut.

“Memimpin olahraga bela diri seperti silat ini benar-benar membutuhkan pengorbanan karena ketuanya harus bisa mencari uang, apalagi sekarang tidak ada anggaran dari pemerintah, kecuali untuk menghadapi SEA Games,” kata Prabowo, mengomentari terpilihnya dirinya.

Dalam kepemimpinan lima tahun mendatang, Prabowo mengakui, pencak silat Indonesia menghadapi tantangan yang cukup berat, tidak hanya mempertahankan dominasi di SEA Games yang sempat direbut oleh Vietnam, tapi juga untuk membawa olahraga beladiri tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Asian Games.

Pada SEA Games 2013 mendatang yang akan berlangsung di Myanmar, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa tuan rumah akan mempertandingkan pencak silat karena cabang tersebut sudah mapan untuk kawasan Asia Tenggara. “Saya yakin pencak silat akan tetap dipertandingkan di Myanmar karena olahraga ini sudah dikenal luas di Asia Tenggara meski tuan rumah Myanmar tidak punya tradisi di cabang silat,” katanya.

Tantangan lain yang tidak kalah berat, menurut mantan komandan Kopassus itu, yakni mengembangkan kompetisi pencak silat agar lebih profesional dan semakin digemari oleh seluruh lapisan masyarakat. “Saya beberapa waktu lalu berkunjung ke Jepang dan ternyata banyak profesor di negara tersebut dengan bangga menyatakan bahwa mereka adalah atlet karate. Saya juga ingin agar warga Indonesia dengan bangga menyatakan bahwa mereka adalah pesilat jika bertemu dengan orang asing,” katanya menambahkan.

Selain dipercaya sebagai Ketua Umum PB IPSI, Prabowo saat ini juga menjabat sebagai Presiden Persekutuan Pencak Silat Antara-Bangsa (Persilat) dengan jumlah anggota lebih dari 40 negara.

Munculnya Vietnam sebagai kekuatan utama pencak silat dunia, menurut Prabowo, bakal menjadi beban bagi Indonesia untuk mempertahankan dominasi dan di satu sisi sebenarnya sebuah perkembangan yang menggembirakan karena silat ternyata juga digemari diluar empat negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei.

Tantangan yang harus dihadapi Indonesia pada 2012 adalah mempertahankan gelar juara umum pada kejuaraan dunia yang akan berlangsung November mendatang di Chiang Mai, Thailand. “Kejuaraan dunia tersebut sebenarnya hanyalah sasaran antara karena target yang lebih penting adalah mempertahankan dominasi sebagai juara umum di SEA Games 2013 mendatang di Myanmar,” kata Sekretaris Umum PB IPSI (demisioner) Erizal Chaniago.