Prabowo Puji Gubernur Jatim Tolak Impor Beras

VIVAnews – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan untuk mengisi pembangunan di negeri sebesar Indonesia tidak bisa dilakukan sendiri tanpa ada dukungan semua elemen.

Namun, lanjutnya, untuk mewujudkan itu dibutuhkan para pemimpin yang bermoral, tidak korup, jujur dan tidak menipu rakyat.

“Sebab, saat ini etika berbangsa dan bernegara banyak ditinggalkan oleh elit kita yang ada di pusat. Mereka, elit kita, sengaja atau tidak telah ikut menyuburkan neo-liberalisme,” kata Prabowo dalam pidatonya di ‘Pelantikan DPD Partai Gerindra Jawa Timur dengan tema ‘Kobarkan Semangat Juang Kepahlawanan Untuk Membangun Indonesia Raya’ di Jatim Expo Surabaya Minggu, 20 Nopember 2011.

Selanjutnya, mantan Danjen Kopassus itu minta semua kader Partai Gerindra tidak hanya mampu menggerakkan rakyat untuk kemenangan dirinya dalam pemilu. Tetapi, juga mampu membimbing dan memberikan kesejahteraan rakyat menuju terwujudnya keutuhan berbangsa dan bernegara.

Dalam orasinya, Prabowo sempat meluncurkan pujian atas kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang mampu dan berani menolak impor beras dan garam demi terwujudnya ekonomi kerakyatan.

“Saya salut dan mendukung langkah yang dilakukan Gubernur Soekarwo, yang dengan tegas menolak impor beras dan garam. Tindakan seperi inilah yang perlu didukung termasuk Partai Gerindra yang sejak awal terus mendengungkan dan memperjuangkan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dulu, kita, Partai Gerindra terus diejek saat menyuarakan ekonomi kerakyatan. Sekarang, Jawa Timur melakukannya. Dan, itu akan terus kita dukung,” teriak Prabowo disambut tepuk tangan sekitar 8 ribu massa Gerindra.

Partai Gerindra, lanjut Prabowo, terus bertekad memperjuangkan kepentingan rakyat menuju terciptanya kesejahteraan. Karena saat ini, menurutnya, masih banyak dijumpai pemimpin yang hanya berlomba program, mengabaikan kepentingan rakyat yang mendasar.

“Bagi Gerindra bukan ukuran soal jumlah. Meski sedikit asal loyal dan buat apa banyak tetapi tidak berkualitas. Dan, bagi kader Partai Gerindra jangan bermental miring, harus bersih dan jujur,” tegasnya.

Rebut Kendali

Saat ini, lanjut Prabowo, yang dilakukan elit masih jauh dari cita-cita perjuangan pahlawan. Yakni, mewujudkan masyarakat sejahtera yang berkeadilan. Bagi Gerindra, katanya, sekarang saatnya merebut kendali untuk mewujudkan kejayaan NKRI dengan landasan ‘berdiri diatas kaki sendiri’.

“Menyaksikan suasana ini, saya semakin yakin, tambah berani dan tambah semangat untuk merebut kendali menuju kejayaan NKRI di atas kaki sendiri,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo melantik jajaran pengurus DPD Partai Gerindra se-Jatim. Sekaligus berpesan untuk segera menjalankan program kerakyatan. Tampak hadir di kursi undangan deretan depan, Gubernur Jatim Soekarwo dan Wakilnya Saifullah Yusuf, Ketua DPW Partai Golkar Jatim Martono, dan sejumlah perwakilan partai politik lainnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyempatkan diri berkunjung ke kantor PWNU Jatim di Jalan Masjid Al-Akbar dan melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah kiai, termasuk Ketua PWNU Jatim Kiai Muttawakkil Alallah. (ren)