Prabowo Siap Maju Lagi Jadi Ketum

JAKARTA (Suara Karya): Letjen (Purn) Prabowo Subianto siap untuk kembali memimpin Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti ketiga pada 2012-2015 jika memang dikendaki oleh para anggota pada musyawarah nasional (munas) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 22-23 Februari mendatang.

“Pak Prabowo siap untuk dipilih kembali pada munas nanti. Bukan beliau yang mengajukan diri, tetapi siap dipilih jika peserta munas menghendakinya,” kata Erizal Chaniago, Sekretaris Umum PB IPSI, di Jakarta, kemarin.

Menurut Erizal, yang dekat dengan mantan Pangkostrad itu, sampai sejauh ini baru nama Prabowo yang disebut-sebut untuk dicalonkan kembali sebagai Ketua Umum PB IPSI. “Sah sah saja kalau ada calon lain asal menenuhi minimal sepuluh suara, tetapi sejauh ini saya belum mendapat laporan ada calon lain yang mengajukan diri,” kata Erizal, yang akrab disapa Ical itu.

Salah satu dukungan berasal dari Aceh melalui Ketua Umum Pengda IPSI Aceh Sayed Fuad yang menegaskan bahwa Prabowo layak untuk kembali memimpin IPSI selama empat tahun kedepan karena telah berjasa mengangkat kembali prestasi pencak silat nasional yang sempat terpuruk dan kalah bersaing dengan Vietnam.

Munas tersebut akan diikuti oleh 49 peserta yang mempunyai hak suara, yaitu 33 yang berasal dari Pengurus Daerah (Pengda) serta 16 dari perguruan di seluruh Tanah Air.

Salah satu agenda yang mendesak untuk segera diputuskan menurut Erizal adalah adanya aturan bahwa ketua umum hanya boleh maksimal dua kali karena aturan seperti itu sangat sulit untuk diterapkan di daerah.

“Di daerah sangat sulit untuk mencari tokoh yang mau mengabdi sebagai Ketua Umum Pengda IPSI. Banyak daerah yang menyampaikan keluhan karena mereka kesulitan mencari pengganti ketua umum yang masa jabatan mereka sudah selesai,” katanya.

Erizal menepis anggapan bahwa ajang Munas tersebut akan digunakan oleh Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu untuk menggalang kekuatan menghadapi Pemilu pada 2014 mendatang.

“Sama sekali tidak ada instruksi yang bersifat politis kepada para peserta munas. Meski ada sebagian dari mereka yang memang kader dari Gerindra, namun tak sedikit juga dari Partai Golkar, Demokrat, dan PDIP,” kata Erizal. “Di IPSI daerah kan banyak kader dari berbagai partai,” ucapnya. (Syamsudin W)