Prabowo Subianto Kehilangan Des Alwi

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki kesan mendalam kepada mendiang sejarawan Des Alwi. Des Alwi bukan sekadar pelaku sejarah, tetapi ahli sejarah pengumpul dokumen terbaik.

“Kalau tidak ada yang kumpulkan seperti beliau, saya rasa bisa banyak dokumen yang bisa hilang,” kata Prabowo Subianto usai melayat di rumah duka di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Jumat 12 November 2010.

Menurut Prabowo, Des Alwi adalah sosok yang sangat patriotik dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Sosok yang nasionalis, “seorang Islam yang baik tapi mengayomi agama-agama lain,” kata Prabowo.

Des Alwi merupakan pengumpul dokumen-dokumen sejarah yang cukup handal. Dari mulai dokumen berbentuk arsip sampai jenis film. “Dari zaman Belanda hingga Jepang. Lengkap,” ujar dia.

Mantan calon wakil presiden ini menilai, Des Alwi sangat terkenal dan sangat diterima oleh semua komunitas di Maluku. Apalagi saat terjadi kerusuhan Ambon. Des Alwi dinilai turut berperan besar. “Beliau justru tokoh yang melindungi banyak komunitas lain. Kita kehilangan putra terbaik,” ujar Prabowo sedih.

Des Alwi akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Banda Naira, Maluku. Pemakaman secara militer oleh negara diharapkan bisa berlangsung besok. (hs)