Prabowo Subianto Kita Harus Rebut Hati Rakyat

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan bahwa rakyat saat ini membutuhkan pemimpin yang bersih dan jujur. Harapan rakyat akan pembaruan kepemimpinan di masa mendatang segera diwujudkan. Sebab, sejatinya rakyat menginginkan seorang pemimpin yang bersih.

“Rakyat dimana-mana mencari pemimpin yang bersih dan jujur. Dimana-mana rakyat sudah bosan dengan pemimpin yang korupsi,” katanya di hadapan ribuan kader Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) pada saat peresmian kantor GRIB di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu 20 Mei 2012.

Menurut Prabowo, rakyat sudah bosan dengan janji-janji palsu para pemimpin. “Rakyat sudah bosan dengan kata-kata manis, ulah-ulah penuh janji tetapi ketika berkuasa kerjaannya nyolong atau mencuri hak rakyat,” ujarnya.

Karena itu Prabowo minta kepada GRIB agar bisa merangkul dan meyakinkan rakyat untuk melakukan perubahan. “Kita harus bahu membahu bekerja untuk kepentingan bangsa dan Tanah Air. Harapan rakyat adalah menginginkan pembaruan,” tegasnya. Untuk mewujudkan perubahan itu maka rakyat harus lebih dulu berubah jika ingin negara ini berubah.

GRIB dan kader Partai Gerindra, lanjut Prabowo, harus meyakinkan rakyat bahwa perubahan dan perbaikan akan datang kalau rakyat memiliki kesadaran. “Kita harus merebut hati rakyat. Meyakinkan rakyat bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu bangsa kalau rakyatnya tak mau berubah,” kata mantan Pangkostrad itu seraya menambahkan, “GRIB dan kader Partai Gerindra harus membantu dan mengajak rakyat sehingga rakyat sadar bahwa rakyat sendiri yang harus memimpin perubahan itu.”

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu memberi contoh tentang ibukota Jakarta yang sedang mencari pemimpin (gubernur). Menurut Prabowo, Jakarta merupakan ibukota sebuah negara yang kaya. Namun, Jakarta saat ini masih sangat semrawut. Karena itu Jakarta memerlukan pemimpin yang bisa mengubah ibukota itu menjadi lebih baik. Ini menunjukkan keinginan rakyat untuk sebuah perubahan.

“Rakyat ingin perubahan. Rakyat ingin pembaruan. Rakyat ingin pemimpinnya bersih, pejabatnya mau mengabdi kepada rakyat. Kita ingin pemimpin yang membela kepentingan rakyat bukan hanya merekayasa untuk kepentingan pribadi,” tandas Prabowo.

Dalam rangka mencari pemimpin untuk DKI Jakarta, Prabowo mengaku sudah mencari orang yang pantas untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Kami sudah cari dan yang pantas adalah Joko Widodo dan Basuki Purnama (Ahok). Keduanya pernah menjadi walikota dan bupati tapi tak memperkaya diri, tidak menipu rakyat, peduli dan melayani rakyat,” paparnya.

Putra Begawan Ekonomi Sumitro Djojohadikusumo itu menegaskan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bersih dan tidak menipu rakyat. Dalam pengajuan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Jakarta itu, Prabowo mengatakan, tidak memandang suku dan agama, melainkan memilih yang terbaik untuk rakyat.

Dia lalu mencontohkan pencalonan Basuki Purnama (Ahok). “Basuki adalah keturunan Tionghoa dan Nasrani, tetapi dia dipilih oleh warga Belitung Timur yang 94% adalah Islam. Rakyat Belitung Timur tidak melihat agama tetapi orangnya. Pemimpin yang mau mengabdi kepada rakyat,” ucap Prabowo.