Posts

Prabowo Apresiasi Masyarakat Jakarta Pilih Jokowi-ahok

Prabowo Apresiasi Masyarakat Jakarta Pilih Jokowi-ahok


Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengepresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jakarta yang telah memilih pasangan Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama.

“Masyarakat Jakarta saat ini sudah cerdas dan bisa membedakan mana yang pilihan terbaik,” kata Prabowo Subianto di kantor tim kampanye pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok), di Jalan Borobudur, Jakarta, Kamis petang.

Menurut dia, masyarakat Jakarta tetap memilih pasangan Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama meskipun berkali-kali terkena isu SARA.

Mantan Panglima Kostrad ini menilai, kemenangan Jokowi-Ahok adalah kemenangan rakyat Jakarta.

Prabowo meyakini pasangan Jokowi-Ahok memiliki komitmen untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik.

Pada kesempatan tersebut Prabowo mengingatkan pasangan Jokowi-Ahok untuk lebih banyak bekerja untuk membangun Jakarta daripada bicara.

“Saya berharap jika kelak Jokowi sudah dilantik sebagai gubernur tidak begitu banyak bicara,” katanya.

Prabowo juga mengakui, ia memantau hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei dan media dari kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan, Jakarta.

Ketika mengetahui pasangan Jokowi-Ahok menang melalui hitung cepat, Prabowo menyatakan langsung sujud syukur mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT.

Hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei dan media menyimpulkan pasangan Jokowi-Ahok memperoleh suara sekitar 54 persen serta pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mendapat suara sekitar 46 persen.

Prabowo: Rakyat Bosan Dengan Pemimpin Korup

Jakarta – Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto menegaskan, pengalaman keikutsertaan Gerindra pada Pemilu 2009, hendaknya dijadikan pelajaran yang berharga pada Pemilu 2014. Yakni dengan bahu-membahu melakukan konsolidasi internal.

Namun, di luar itu semua, harapan rakyat akan pembaruan kepemimpinan di masa mendatang harus segera diwujudkan. Sebab, sejatinya rakyat menginginkan seorang pemimpin yang bersih dan jujur. Rakyat sudah bosan dengan pemimpin yang korup, bosan dengan kata-kata manis para elite.

“Dimana-mana rakyat sudah bosan dengan pemimpin yang korupsi. Rakyat sudah bosan dengan kata-kata manis, ulah-ulah penuh janji, tapi ketika berkuasa kerjaannya nyolong atau mencuri hak rakyat,” tegasnya saat memberikan sambutan dalam peresmian Kantor DPP Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) pimpinan Hercules Rosario Marshal, Minggu (20/5/2012).

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan kekagumannya kepada sosok Hercules Rosario Marshal. Mantan preman yang kalau berbicara berapi-api, tetapi sesungguhnya hatinya baik dan bersih.

“Walaupun pemimpinnya, kalau bicara berapi-api, tapi saya percaya hatinya baik dan bersih. Selamat kepada GRIB, kita harus merebut hati rakyat, meyakinkan rakyat bahwa perubahan dan perbaikan akan datang kalau rakyat itu punya kesadaran,” tambah Prabowo.

(inilah)

Partai Aceh Mulai Lirik Prabowo Subianto

Partai Aceh Mulai Lirik Prabowo Subianto

Partai Aceh mengundang Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri deklarasi pasangan calon gubernur, bupati, wali kota dan wakil-wakilnya di Banda Aceh, Minggu (12/2).

“Undangan sudah kami kirimkan, dan sesuai rencana beliau dijadwalkan akan hadir besok dalam deklarasi pasangan calon dari Partai Aceh,” kata Juru bicara Partai Aceh Fachrul Razi di Banda Aceh, Sabtu (11/2).

Menurutnya, undangan sudah dikirimkan pihaknya beberapa waktu yang lalu, namun saat ini belum ada konfirmasi dan kepastian mantan Danjen Kopassus itu akan hadir. “Kita tunggu saja besok, atau mungkin sore hingga malam ini akan ada kepastian mengenai kehadiran beliau,” ujarnya.

Sementara itu, ketua tim pemenangan pasangan cagub dari Partai Aceh Kamaruddin mengatakan, sesuai dengan rencana dan agenda pelaksanaan deklarasi, Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir.

“Kami mengundang beliau untuk hadir, dan kami berharap dapat hadir walau hingga saat ini kami belum menerima konfirmasi kehadirannya,” kata Kamaruddin yang akrab dipanggil Abu Radak ini.

Saat ditanyakan apakah ada kepentingan politik tertentu sehingga partai lokal terbesar di Aceh itu mengundang tokoh nasional, ia menyatakan tentunya ada kepentingan politik.
“Tentu saja kita punya kepentingan politik jangka panjang terkait dengan Pemilu legislatif dan Pilpres 2014,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Partai Aceh memandang bahwa sudah saatnya membangun Aceh dengan melibatkan semua komponen bangsa, termasuk juga politisi partai di tingkat nasional.

Prabowo Kaget Tahu Tarif Masuk Tentara Rp 100 Juta

Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto mengaku kaget dengan kasus suap di negara ini. “Saya kaget saat dikasihtahu, untuk masuk TNI tarifnya Rp 100 juta. Negara ini aneh, orang daftar mati untuk negara, kok harus nyogok?” ungkapnya, dalam pidato politik peringatan ulang tahun ke-4 Gerindra, di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta, Senin petang (6/2).

Menurutnya, akibat hal semacam itu, republik ini bukan lagi republik yang didirikan pendiri bangsa, Soekarno-Hatta. Bangsa ini harus meninggalkan godaan dengan selalu bicara dari hati, karena suara hati takkan keliru.

“Saat ini negara rusak, sistem hanya dinikmati oleh yang punya uang. Korupsi merajalela, setiap lapisan penuh sogok, cari kerja, guru, polisi, tentara harus nyogok,” ujarnya.

Dikatakannya, atas dasar itu, ia  bertekad mendirikan partai yang bersih, memperbaiki tatanan yang rusak, meluruskan segala hal bengkok, dan memberikan harapan kepada rakyat agar tidak putus asa.

“Jika rakyat tak percaya semua lembaga negara, maka yang ada anarkhi. Oleh karena itu, kami memberi solusi dan harapan kepada rakyat. Tapi, diri kita harus bersih karena rakyat menuntut yang bersih dan mereka siap berkorban untuk mempertahankan pemerintahan bersih,” ungkapnya.

Pensiunan perwira tinggi bintang tiga TNI AD itu menambahkan, hal itu terjadi karena tidak ada prajurit yang buruk, melainkan komandannya. “Saya yakin, rakyat rela dibawa ke mana saja, asalkan pemimpinnya baik,” tambahnya.

Prabowo Instruksikan Kader Gerindra Berjuang Keras

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk berjuang keras agar Partai Gerindra memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu pada 2014.

“Pemilu 2014 sangat penting bagi Partai Gerindra untuk tetap eksis agar Partai Gerindra bisa terus berjuang untuk bangsa Indonesia,” kata Prabowo kepada para kader partai pada acara halal bi halal di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, di Jakarta, Senin (12/9) petang.

Prabowo menegaskan, seluruh kader Partai Gerindra, terutama pengurus daerah dan pengurus cabang, harus berjuang keras untuk membangun partai dan membesarkan organisasi. Perjuangan dari Partai Gerindra saat ini, kata dia, akan menentukan apakah Gerindra akan terus eksis dan menjadi semakin besar atau malah sebaliknya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menginstruksikan seluruh kadernya untuk loyal terhadap partai dan memiliki komitmen kuat untuk membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. “Kader yang tidak loyal dan hanya mencari keuntungan pribadi, sebaiknya mundur dan tidak ikut bergabung bersama Partai Gerindra,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga memuji perjuangan kader Partai Gerindra di sejumlah daerah dan cabang yang telah bekerja keras membesarkan partai di daerahnya.

Ia mencontohkan, keberadaan Partai Gerindra di Provinsi Papua Barat yang sudah 89 persen serta kepengurusan di tingkat cabang di provinsi tersebut sudah 100 persen. “Saya minta para kader Partai Gerindra di seluruh daerah untuk terus berjuang dan bekerja keras, membangun dan membesarkan partai,” katanya.

Dalam membangun dan membesarkan partai, lanjut dia, harus dengan komitmen untuk membangun bangsa dan negara Indonesia, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Prabowo menegaskan, kader Partai Gerindra harus bisa menunjukkan bukti bukan sekadar janji. “Rakyat sudah bosan dengan janji-janji dan bosan dengan politikus yang banyak bicara,” tandasnya.