Posts

Diminta atau Tidak, Prabowo Subianto Pastikan Turun ke Jawa Barat

Diminta atau Tidak, Prabowo Subianto Pastikan Turun ke Jawa Barat

RMOL. H-22 Pilgub Jawa Barat, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyatakan sekali lagi dukungan penuh kepada pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana.

“Saya tadinya nggak mau ngomongin kampanye, kalian yang minta ya. Insya Allah, pasangan ini (Dede-Lex) amanah,” ujar Prabowo usai Dialog Nasional di Hotel Preanger, Sabtu (2/2).

Sebelumnya, mantan Danjen Kopassus itu memenuhi undangan ICMI Jawa Barat untuk berbagi pandangan di dialog nasional dan menyampaikan pidato dengan tema “Kepemimpinan Nasional Menuju Penguatan Kedaulatan Bangsa”

Prabowo menegaskan, dukungan kepada pasangan itu karena mereka dipercaya membawa amanah rakyat dan jujur.

“Mereka sangat jujur, amanah itu alasan saya mendukung penuh mereka,” paparnya.

Prabowo bahkan bersedia turun langsung saat kampanye, jika sudah menerima jadwal resmi dari KPU.

“Diminta atau tidak diminta, saya turun ke Jabar demi memenangkan pasangan cagub-cawagub kami,” pungkasnya.[ald]

Sumber: rmol.co

Ini-Pemborosan-Anggaran-DKI-yang-Digugat-Prabowo-Subianto

Ini Pemborosan Anggaran DKI yang Digugat Prabowo Subianto

TRIBUNNEWS.COM – Kasus korupsi dan inefisiensi anggaran di Indonesia sudah masuk stadium membahayakan dan mengancam kedaulatan bangsa. Negara ini akan gagal dan tumbang jika tidak segera dilakukan perubahan kebijakan pro rakyat. Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com.

“Sejarah mengatakan negara besar seperti Uni Soviet, dan rezim kuat di timur tengah tumbang. Tidak ada uang untuk tentara dan rakyat karena korupsi inefisiensi merajalela di elite,” ujar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat menjadi pembicara Dialog Nasional “Kepemimpinan Nasional Menuju Penguatan Kedaulatan Bangsa,” yang diselenggarakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jawa Barat, Bandung, Sabtu (2/2/2013).
Prabowo menambahkan tidak sejahteranya rakyat dan minimnya anggaran keamanan menyebabkan munculnya persoalan kecil yang bisa berujung pada aksi huru hara dan tumbangnya sebuah rezim.

Prabowo mencontohkan informasi yang diperolehnya dari salah satu wakil gubernur terkait dugaan kasus korupsi anggaran yang terjadi dalam APBD nya periode lalu.
Penggunaan anggaran pembelian barang dengan mengambil keuntungan 10 hingga 20 persen menurutnya dapat diwajarkan dalam hal dagang. Namun, jika sampai ratusan bahkan ribuan persen itu sudah membahayakan. “10 -20 persen itu bisa diwajarkan dalam dagang, tapi ini ratusan persen di DKI, ini keterlaluan,” jelasnya.

Prabowo juga mencontohkan adanya anggaran Scanner harga 2 juta yang dianggarkan 270 juta, biaya pembangunan, biaya halte bis sampai 24 miliar dan motor pemadam kebakaran harga 26 juta dianggarkan 260 juta. “Itu halte bis apa? Itu sama dengan harga rumah di Pondok Indah,” ungkapnya.

Selain kasus korupsi, Prabowo juga menilai pemborosan dan inefiesiensi anggaran sedang terjadi di Indonesia. Ia mencontohkan borosnya pelaksanaan pemilukada di salah satu provinsi dimana pemenangnya menghabiskan dana 600 miliar, sementara yang kalah 400 miliar.
“Jumlahnya sudah satu triliun, dana dari mana itu, pasti dari anggaran dan itu baru provinsi, belum kabupaten dan kota,” tambahnya.

Kondisi pengunaan anggaran akan semakin tidak efisien dengan adanya rencana penambahan empat provinsi dan 16 kabupaten di Indonesia. Akibatnya anggaran daerah hanya akan habis untuk belanja pegawai, rumah dinas, gedung DPRD dan banyak lagi fasilitas pemerintahan lainnya. “Perlu dipertimbangkan ulang kelanjutan pemilihan langsung kepala daerah dan pemekaran wilayah. Itu tidak efisien,” ujarnya.
Karena itu, Prabowo mengajak para cendekiawan, professor dan guru besar di seluruh Indonesia di ICMI, Muhamadiyah dan NU untuk melakukan perubahan.
Sejarah dunia mengatakan kekuatan kharisma dan pengaruh para cendekiawan mampu merubah satu kebijakan disebuah Negara.

Pemerintah Amerika Serikat sudah berkali kali merasakan dasyatnya penolakan guru besar terkait kebijakan perang salah satunya saat memerangi Vietnam.
“Kalau yang bicara itu aktivis, politisi, pengamat, itu belum bergetar, tapi jika para guru besar sudah ambil kebijakan, disitu ada perubahan, ” tegasnya. Prabowo menambahkan pemerintahan yang lemah, tidak efisien dan korupsi merupakan salah satu empat tantangan Indonesia di masa mendatang yang harus segera diselesaikan.

Ketiga lainnya yakni menipisnya cadangan sumber daya energi dimana Indonedia sudah harus mempertimbangkan sumber energi lainnya selain minyak, seperti gas, energi terbarukan, bahkan nuklir. Ledakan penduduk 1, 6 persen setiap tahun atau 3,2 juta dimana dalam 10 tahun kedepan Indonesia akan memiliki 30 juta lebih mulut baru untuk diberikan makan, maka pengendalian pertumbuhan penduduk melalui keluarga berencana harus diaktifkan kembali. Serta ketidak seimbangan struktural perekonomian telah menciptakan rasa ketidakpuasan dan keadilan, dimana kemajuan ekonomi hanya menguntungkan segelintir elite saja.

Editor: Widiyabuana Andarias

Sumber: tribunnews.com

Prabowo Subianto bersedia menjadi calon presiden

Prabowo Subianto bersedia menjadi calon presiden

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersedia menjadi calon Presiden RI untuk Pemilu 2014.

“Saya menerima amanah saudara-saudara sebagai tugas terakhir sebagai prajurit untuk memajukan bangsa ini,” katanya pada Deklarasi untuk Prabowo Indonesia Satu di Jakarta, Selasa.

Deklarasi itu disampaikan oleh ratusan orang dalam Kesatuan Aksi Pendukung Prabowo untuk Indonesia satu (KAPPI-1) yang meminta kesediaan Prabowo secara resmi untuk menjadi calon presiden dalam Pemilu 2014 lantaran merupakan figur yang banyak berjuang demi rakyat.

Pertemuan mantan Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) 66 itu diikuti oleh perwakilan mantan KAPPI angkatan 1966 di seluruh Indonesia.

Prabowo mengaku sebenarnya ingin istirahat dari kiprah dalam dunia politik saat ini.

“Tetapi saya geram melihat kondisi saat ini. Karena itu saya menerima amanah saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.

Mantan Panglima Kostrad itu menyatakan akan menjadikan dirinya sebagai alat untuk melakukan perubahan tetapi bukan sebagai majikan, bukan sebagai pemimpin bukan sebagai raja.

Sementara itu, Ketua KAPPI Bambang Heryanto mengatakan bahwa Prabowo banyak melakukan perubahan.

Pencalonan untuk Prabowo itu, katanya, sejalan dengan semangat tiga tuntutan rakyat yang pernah didengungkan oleh KAPPI 66 yang masih relevan, terutama butir tuntutan menurunkan harga yang direalisasikan dengan tuntutan kesejahteraan rakyat.

“Saat ini, kita melihat kesejahteraan rakyat masih jauh dari kenyataan. Dan, kesejahteraan akan terealisasi melalui kepemimpinan yang tegas dan punya visi yang ada pada figur Prabowo Subianto,” katanya.
(B009/D007)

Prabowo Berharap Aceh Tetap Kondusif

Banda Aceh – Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, mengharapkan Aceh tetap kondusif dalam suasana damai, di bawah kepemimpinan gubernur dan wagub baru, Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.

“Saya berharap Aceh ini tetap kondusif dan masyarakat hidup dalam suasana damai seperti sekarang ini di bawah kepemimpinan yang baru dilantik,” ujar Prabowo di Banda Aceh, Senin (25/6).

Pernyataan tersebut disampaikannya usai menghadiri pelantikan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2017.

Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung DPR Aceh di Banda Aceh dan dihadiri ribuan undangan serta pendukung pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.

Menurut Prabowo, Aceh sudah begitu kondusif. Hal ini bisa dilihat dari proses pilkada yang berlangsung beberapa bulan lalu. Pesta demokrasi ini berjalan dalam suasana damai.

“Semuanya sudah kondusif dan berjalan dalam suasana damai. Dan ini harus bisa dipertahankan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang baru dilantik,” ujar dia.

Prabowo menambahkan, terpilihnya Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf merupakan bukti dukungan rakyat. Dukungan ini harus dijawab dengan mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kontribusi rakyat kepada mereka cukup besar. Dan ini saya kira baik, terutama dalam perbaikan pemerintahan serta mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ungkap Prabowo.

Oleh karena itu, ia mengharapkan kepemimpinan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf dapat melanjutkan pembangunan dalam kondisi yang aman, sehingga Provinsi Aceh lebih baik lagi di masa mendatang.

Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur setelah meraih 1.327.695 suara atau 55,78 persen dari total 2.380.386 suara sah pada pilkada 9 April 2012.

Zaini Abdullah merupakan mantan Menteri Luar Negeri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan juga tokoh yang ikut menandatangani nota kesepahaman damai RI dan GAM di Helsinki, 15 Agustus 2005.

Sedangkan Muzakir Manaf adalah mantan Panglima Angkatan Bersenjata GAM dan kini menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, partai lokal di Provinsi Aceh. [TMA, Ant]

cover GIR 14_Prabowo Subianto

Prabowo Subianto Kita Harus Rebut Hati Rakyat

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan bahwa rakyat saat ini membutuhkan pemimpin yang bersih dan jujur. Harapan rakyat akan pembaruan kepemimpinan di masa mendatang segera diwujudkan. Sebab, sejatinya rakyat menginginkan seorang pemimpin yang bersih.

“Rakyat dimana-mana mencari pemimpin yang bersih dan jujur. Dimana-mana rakyat sudah bosan dengan pemimpin yang korupsi,” katanya di hadapan ribuan kader Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) pada saat peresmian kantor GRIB di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu 20 Mei 2012.

Menurut Prabowo, rakyat sudah bosan dengan janji-janji palsu para pemimpin. “Rakyat sudah bosan dengan kata-kata manis, ulah-ulah penuh janji tetapi ketika berkuasa kerjaannya nyolong atau mencuri hak rakyat,” ujarnya.

Karena itu Prabowo minta kepada GRIB agar bisa merangkul dan meyakinkan rakyat untuk melakukan perubahan. “Kita harus bahu membahu bekerja untuk kepentingan bangsa dan Tanah Air. Harapan rakyat adalah menginginkan pembaruan,” tegasnya. Untuk mewujudkan perubahan itu maka rakyat harus lebih dulu berubah jika ingin negara ini berubah.

GRIB dan kader Partai Gerindra, lanjut Prabowo, harus meyakinkan rakyat bahwa perubahan dan perbaikan akan datang kalau rakyat memiliki kesadaran. “Kita harus merebut hati rakyat. Meyakinkan rakyat bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu bangsa kalau rakyatnya tak mau berubah,” kata mantan Pangkostrad itu seraya menambahkan, “GRIB dan kader Partai Gerindra harus membantu dan mengajak rakyat sehingga rakyat sadar bahwa rakyat sendiri yang harus memimpin perubahan itu.”

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu memberi contoh tentang ibukota Jakarta yang sedang mencari pemimpin (gubernur). Menurut Prabowo, Jakarta merupakan ibukota sebuah negara yang kaya. Namun, Jakarta saat ini masih sangat semrawut. Karena itu Jakarta memerlukan pemimpin yang bisa mengubah ibukota itu menjadi lebih baik. Ini menunjukkan keinginan rakyat untuk sebuah perubahan.

“Rakyat ingin perubahan. Rakyat ingin pembaruan. Rakyat ingin pemimpinnya bersih, pejabatnya mau mengabdi kepada rakyat. Kita ingin pemimpin yang membela kepentingan rakyat bukan hanya merekayasa untuk kepentingan pribadi,” tandas Prabowo.

Dalam rangka mencari pemimpin untuk DKI Jakarta, Prabowo mengaku sudah mencari orang yang pantas untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Kami sudah cari dan yang pantas adalah Joko Widodo dan Basuki Purnama (Ahok). Keduanya pernah menjadi walikota dan bupati tapi tak memperkaya diri, tidak menipu rakyat, peduli dan melayani rakyat,” paparnya.

Putra Begawan Ekonomi Sumitro Djojohadikusumo itu menegaskan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bersih dan tidak menipu rakyat. Dalam pengajuan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Jakarta itu, Prabowo mengatakan, tidak memandang suku dan agama, melainkan memilih yang terbaik untuk rakyat.

Dia lalu mencontohkan pencalonan Basuki Purnama (Ahok). “Basuki adalah keturunan Tionghoa dan Nasrani, tetapi dia dipilih oleh warga Belitung Timur yang 94% adalah Islam. Rakyat Belitung Timur tidak melihat agama tetapi orangnya. Pemimpin yang mau mengabdi kepada rakyat,” ucap Prabowo.