Posts

Gerindra Fokus pada RUU PilpresGerindra Fokus pada RUU Pilpres

Gerindra Fokus pada RUU Pilpres

JAKARTA – Undang-Undang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang salah satunya mengatur syarat pencapresan sangat menentukan berapa banyak kandidat yang memenuhi syarat untuk maju di Pilpres 2014. Partai Gerindra sudah pasti sangat berkepentingan dalam UU ini. Karena itu, Fraksi Gerindra mengarahkan fokus perhatiannya dalam pembahasan revisi UU Pilpres ini di DPR.

“Presidential threshold 20 persen bukan satu-satunya varian yang penting dalam UU Pilpres. Namun dari berbagai masalah di UU Pilpres itu, Fraksi Gerindra akan mempertanyakan landasan presidential threshold (preshold) sejak tahun 2004 yang sebesar 5 persen, kemudian 2009 sebanyak 20 persen dan 2014, belum jelas berapa persen,” kata Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani di sela-sela diskusi “Revisi UU Pilpres, Keadilan untuk Semua” di Gedung DPR, Senayan, Kamis (31/1).

Menurut Muzani, berapapun preshold yang ditetapkan betul-betul subjektif dan tidak berlandaskan UU. “Menurut hemat saya, mari kita kembali ke pasal 6 ayat 1 ayat 2 UUD 45 yang menyebutkan presiden dan wapres diajukan oleh parpol atau ghabungan parpol sebelum pemilu dimulai. Jelas tidak ada angka preshold,” tegasnya.

Soal daftar pemilih tetap (DPT), Muzani mengatakan, ada beberapa point penting yang masih rancu dalam UU Pilpres itu. Dalam UU Pilpres yang lama tidak mengakomodir warga negara yang berumur 17 tahun atau telah menikah yang tidak memiliki KTP. Dalam UU Pemilu yang baru, warga negara yang tidak memiliki KTP diakomodir. “Karena dalam UU Pilpres tidak diakomodir, maka ini bisa menimbulkan masalah,” kata Sekjen Partai Gerindra ini.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, dari sembilan fraksi yang ada di DPR, ada yang ingin tetap dengan persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah nasional dalam pemilu legislatif.

“Sementara kubu satunya menghendaki agar diturunkan syarat ambang batasnya. Karena itu, kalau partai-partai itu tetap ingin ambang batas presiden 20 persen, Gerindra juga akan ngotot menolak membahas revisi undang-undang ini,” tegasnya.

Martin mengaku akan memastikan partainya menempuh jalan demokrasi untuk memajukan Prabowo Subianto sebagai capres dalam Pemilu 2014. Jika upaya politik di parlemen kandas, pihaknya menggunakan jalur Mahkamah Konstitusi (MK). “Jalan terakhir, partai akan mengajukan uji materi UU Pilpres di MK,” tandasnya.

Perdebatan di Baleg terkait UU Pilpres, selain mengemuka usulan agar tetap mengacu UU No 42 Tahun 2008 tentang Pilpres, juga muncul usulan agar syarat presidential threshold (preshold) diturunkan sama dengan besaran parliamentary threshold (PT) sebesar 3,5 persen. Setiap partai politik yang lolos PT, dapat mengajukan calon presiden. Usulan lainnya yang mengemuka, yakni menurunkan besaran PT dari 20 persen kursi parlemen, seperti syarat saat Pilpres 2009 lalu, menjadi 15 persen.

“Yang kami persoalkan adalah frasa 20 persen DPR dan 25 suara sah secara nasional, dan itu menurut kami bertentangan dengan pasal 6a ayat 1 UUD 45 yang mengatakan pencalonan presiden hanya diusulkan partai politik peserta pemilu. Kami juga tidak meminta agar MK membatalkan ayat 9, tapi untuk ditafsirkan lagi oleh MK,” pungkasnya. (dms)

Sumber: jpnn.com

Partai Aceh Mulai Lirik Prabowo Subianto

Partai Aceh Mulai Lirik Prabowo Subianto

Partai Aceh mengundang Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri deklarasi pasangan calon gubernur, bupati, wali kota dan wakil-wakilnya di Banda Aceh, Minggu (12/2).

“Undangan sudah kami kirimkan, dan sesuai rencana beliau dijadwalkan akan hadir besok dalam deklarasi pasangan calon dari Partai Aceh,” kata Juru bicara Partai Aceh Fachrul Razi di Banda Aceh, Sabtu (11/2).

Menurutnya, undangan sudah dikirimkan pihaknya beberapa waktu yang lalu, namun saat ini belum ada konfirmasi dan kepastian mantan Danjen Kopassus itu akan hadir. “Kita tunggu saja besok, atau mungkin sore hingga malam ini akan ada kepastian mengenai kehadiran beliau,” ujarnya.

Sementara itu, ketua tim pemenangan pasangan cagub dari Partai Aceh Kamaruddin mengatakan, sesuai dengan rencana dan agenda pelaksanaan deklarasi, Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir.

“Kami mengundang beliau untuk hadir, dan kami berharap dapat hadir walau hingga saat ini kami belum menerima konfirmasi kehadirannya,” kata Kamaruddin yang akrab dipanggil Abu Radak ini.

Saat ditanyakan apakah ada kepentingan politik tertentu sehingga partai lokal terbesar di Aceh itu mengundang tokoh nasional, ia menyatakan tentunya ada kepentingan politik.
“Tentu saja kita punya kepentingan politik jangka panjang terkait dengan Pemilu legislatif dan Pilpres 2014,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Partai Aceh memandang bahwa sudah saatnya membangun Aceh dengan melibatkan semua komponen bangsa, termasuk juga politisi partai di tingkat nasional.

Pemilihan Presiden 2014 – Gerindra Yakin Mampu Usung Capres

JAKARTA- Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengungkapkan keyakinan bahwa partainya mampu mengusung calon presiden (capres) pada Pilpres 2014.

Gerindra sudah bulat akan mengusung Prabowo Subianto. Bermodal logistik yang mumpuni, Gerindra yakin bisa meraup suara signifikan pada pemilu legislatif sehingga memenuhi syarat mengusung capres sendiri. Dengan mesin partai yang memadai, Gerindra pun sangat optimistis Prabowo akan mengalahkan caprescapres lainnya.

“Saya kira kalau berbicara logistik setiap yang maju harus memikirkan itu. Kekuatan logistik menentukan kemenangan,” katanya di Jakarta, kemarin. Fadli memaparkan, secara logistik Prabowo cukup kuat. Namun, hal itu bukan alasan kuat kenapa Gerindra mencalonkan Prabowo.

Dia menegaskan, Prabowo diyakini akan membawa perubahan kepemimpinan yang lebih baik. “Kami tidak khawatir dengan masalah logistik karena itu sudah dihitung sejak awal.Kami lebih menekankan kepemimpinan bangsa ke depan,” ujar Fadli. Dengan modal logistik yang sudah aman itu, lanjut dia, pihaknya tinggal menajamkan visi misi capres agar bisa meyakinkan rakyat dan memenangkan pilpres.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Patrice Rio Capella kembali menyatakan bahwa partainya akan mengusung Surya Paloh sebagai capres di Pilpres 2014. Dia mengatakan, Surya punya kapasitas dan track record yang cocok untuk menjadi RI-1. “Melihat kapasitas dan integritas beliau,wajar Pak Surya Paloh menjadi bakal capres. Tapi kami belum memastikan waktu pengumuman resminya, ” kata Rio di Jakarta,kemarin.

Menurut dia, NasDem punya modal mesin partai yang solid untuk bisa mengusung capres di 2014 mendatang.Meski partai baru, antusiasme masyarakat menyambut kehadiran NasDem cukup tinggi karena diharapkan membawa perubahan. “Namun kita tidak mau gegabah. NasDem akan melihat perolehan suara pemilu legislatif sebelum memunculkan capres,”papar Rio.

Di tempat terpisah, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning memperkirakan Megawati Soekarnoputri siap dicalonkan kembali sebagai presiden apabila partai memang meminta dan mendaulatnya. “Tandatanda seorang kader seperti itu, harus siap apabila menerima amanat dari partai dan saya percaya kalau memang suarasuara di PDIP menginginkan seperti itu, Mbak Mega pasti siap menerima pencalonan tersebut,” ujar Ribka.

Dia menegaskan, capres dari PDIP akan diputuskan melalui mekanisme yang ada, bukan oleh orang per orang. Keputusan itu juga akan melibatkan arus paling bawah, yaitu anak ranting hingga tingkat DPC dan DPD.“Ada aturan main, tidak grasa-grusu,” katanya.

Disinggung mengenai usia Megawati yang sudah 64 tahun, Ribka menyatakan bahwa hingga hari ini putri Bung Karno itu masih sehat,tegas dalam bertindak, dan cerdas dalam mengambil keputusan. Dalam memimpin rapat-rapat di DPP PDIP,Megawati masih sanggup berjam-jam, sementara kader yang lain sudah kelelahan.

Prabowo: 2014, Menang

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto yakin partainya akan menang pada Pemilihan Umum 2014. Pasalnya, agenda partai tentang manifesto ekonomi yang menyejahterakan rakyat dirasakan oleh rakyat Indonesia.

”Tahun 2014, Partai Gerindra akan raih mandat,” kata Prabowo di pengujung pidatonya di depan ribuan kadernya pada Temu Kader Nasional Partai Gerindra, Minggu (31/10/2010) di Sentul, Jawa Barat.

Dalam konferensi pers, Prabowo menjelaskan, enam partai politik baru menyatakan konfederasi dengan Gerindra. Keenam partai itu, yaitu Partai Buruh, Partai Merdeka, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), PNI Marhaenisme, Partai Kedaulatan, dan Partai Sarikat Indonesia, sepakat menyukseskan Gerindra untuk pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2014. Ini dukungan yang sangat nyata.

Keenam partai itu memiliki sekitar 500 anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Gerindra memiliki sekitar 600 anggota DPRD provinsi/kota/kabupaten. Saat ini, Gerindra memfokuskan diri untuk penataan internal.

Calon presiden akan dibahas pada tahap selanjutnya. ”Jika dipercaya, dan saya merasa cukup pantas, sebagai warga negara yang baik, bisa pada saatnya nanti 2013,” kata Prabowo, soal kemungkinan ia menjadi calon presiden pada Pemilu 2014.

Prabowo menyatakan, kongres untuk memilih kepengurusan partai juga akan ditunda hingga selesai Pemilu 2014. Keputusan ini diambil pada rapat pimpinan nasional sehari sebelumnya karena melihat cabang partai akan kehabisan tenaga dalam mengadakan kongres dan pra-kongres di daerah. Akibatnya, upaya pemenangan pemilu bisa terbengkalai. ”Mereka memberi mandat kepada saya untuk terus sampai selesai Pemilu 2014,” kata Prabowo lagi.

Dalam jumpa pers, Prabowo yang didampingi Ketua Umum Gerindra Suhardi, Fadli Zon (wakil ketua umum), dan Ahmad Muzani (sekretaris jenderal) juga mengakui telah beberapa kali bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Walau tak membahas agenda politik, seperti perombakan kabinet, dalam pertemuan juga dibicarakan berbagai persoalan kebangsaan.

Prabowo menyatakan, ia yakin Presiden Yudhoyono merupakan orang yang menjunjung semangat patriot dan nasionalisme. Walaupun, ia memiliki perbedaan pendapat, misalnya berkaitan dengan ekonomi.

Aktifitas Politik Prabowo Subianto – Cawapres

Pernyataan Hj. Megawati Soekarnoputri sebagai capres Oleh sebab itu, Insya Allah sekiranya memang karena mendapatkan dukungan dari rakyat dan dari Allah SWT, maka kalau sekiranya saya dapat terpilih menjadi presiden Republik Indonesia kembali, dan Bapak Prabowo Subianto sebagai wakil presiden saya, maka di dalam penugasan yang akan saya berikan pada beliau tentu akan melaksanakan hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan Indonesia, yang tentunya program-program dan hal-hal yang secara konstruktif nanti akan dilakukan oleh kita bersama, Insya Allah juga merupakan syarat dukungan yang diberikan oleh rakyat Indonesia.

Tentu di dalam malam yang bersejarah ini saya ingin menyampaikan, meminta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk mulai malam ini kita bekerja sekeras-kerasnya, karena hanya dengan bekerja dengan sekeras-kerasnya kita tentunya dapat menimba kemenangan tersebut. Seperti kita ketahui bahwa pemilu legislatif yang baru saja terjadi, seperti yang selalu saya katakan, bahwa banyak sekali hal-hal yang telah terjadi, yang tidak akan saya sebutkan kembali. Karena semua telah mengetahui, maka tentunya saya berharap kepada pemerintah sekarang untuk dapat melaksanakannya dengan jujur, adil, langsung, umum dan rahasia. Dan dengan demikian maka cita-cita kemerdekaan, dan juga demokrasi yang ingin ditegakkan di Republik Indonesia dapat dilakukan.

Pernyataan H. Prabowo Subianto sebagai cawapres
Saya telah mendapat kehormatan yang besar diajak oleh Ibu Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi beliau dalam rangka meraih mandat dari rakyat Indonesia sebagai wakil presiden beliau untuk memimpin perubahan, untuk memimpin perbaikan kehidupan bangsa, perbaikan ekonomi bangsa yang kita hadapi saat ini.

Kehormatan ini saya terima sebagai tanggungjawab kepada rakyat Indonesia karena ternyata nilai-nilai yang diperjuangkan oleh PDIP dan Ibu Megawati Soekarnoputri sama dengan nilai-nilai yang dianut oleh partai Gerakan Indonesia Raya. Kedua partai mempunyai komitmen yang besar kepada Pancasila, NKRI keutuhan bangsa, kepada kedaulatan ekonomi, kedua partai bergiat kepada rakyat kecil, wong cilik, para petani, nelayan, buruh, para pedagang kecil, mereka-mereka yang sampai saat ini masih dalam keadaan susah. Karena itulah saya menerima kehormatan besar ini, dan saya bertekad untuk berjuang bersama Ibu Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan, membela bangsa Indonesia, mengembalikan Indonesia kepada harkatnya yang seharusnya bangsa yang kaya, yang mandiri, yang berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian nasional di bidang budaya.

Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk berharap bahwa pemilihan presiden yang akan datang, akan dilaksanakan dengan baik, dengan jujur, bersih, adil, demokratis, dan semua pengalaman yang kurang baik dalam pemilihan legislatif bisa diatasi dan diperbaiki demi masa depan bangsa Indonesia.
Alhamdulilah di penghujung hari ini setelah kami beberapa kali mengadakan pertemuan di dalam rangka untuk lebih menyatukan persepsi karena seperti yang tadi telah dikatakan oleh Bapak Prabowo Subianto, kami ingin berjuang bersama dalam rangka menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan juga menyejahterakan rakyat Indonesia melalui suatu visi, misi, program ekonomi kerakyatan yang berdasarkan penugasan dan juga dalam rangka menjalankan apa yang diinginkan oleh founding father kita, Bung Karno, Proklamator Bangsa, yaitu untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri. Karena seperti tadi yang dikatakan oleh beliau negara kita yang kaya raya ini seharusnya dapat kita bangun bersama untuk suatu tujuan yang mulia.